deeconstech.com

it's all about construction techniques

Metode Pelaksanaan Rigid Pavement

Metode Pelaksanaan Rigid Pavement dengan Concrete Paver

0Shares

5. Penghamparan Plastic Sheet

Sebelum beton dituangkan ke area pekerjaan, para pekerja melakukan penghamparan plastic sheet. Plastic sheet ini berfungsi sebagai lapisan pemisah antara slab rigid dengan lapisan-lapisan yang ada di bawah konstruksinya, penggunaannya dapat membantu mengurangi kehilangan air dari beton ke lapisan dasar. Dengan terpisahnya beton rigid dengan lean concrete, diharapkan apabila terjadi retakan pada beton rigid maka retakan tersebut tidak menerus sampai lean concrete dan berhenti sampai batas bawah beton rigid.

Penghamparan Plastic Sheet

Penghamparan plastic sheet

Penghamparan plastic sheet dilakukan oleh 4 – 6 pekerja. Para pekerja  menggelar plastic sheet sebelum dump truck yang membawa beton tiba di lokasi kerja.

6. Penghamparan Beton

Setelah plastic sheet sudah dipasang pada area kerja, maka dump truck atau mixer truck dapat menuangkan material beton diatas plastic sheet yang telah terhampar.

Penghamparan Beton Rigid

Penghamparan beton rigid

Material yang sudah tertuang maka akan dibantu dengan excavator hex wheel agar tumpukan material beton bisa masuk kedalam concrete paver dan pekerjaan pemadatan dapat berjalan lancar.

7. Pembentukan dan Pemadatan Material Beton

Pembentukan dan pemadatan ini dilakukan dengan mesin Concrete Paver yang dimana mesin yang digunakan ialah Wirtgen SP 500.

Setelah material beton terhampar, maka alat siap bekerja. Mula-mula auger akan bergerak untuk memasukkan beton kedalam dan membuat menyebar adukan. Ketika material sudah sesuai penyebarannya, maka screed akan mengatur material beton agar bisa masuk kedalam cetakan (mold).

Molding Concrete Paver

Pemadatan beton oleh Molding ( Proses 1 )

Dowel Bar Inserter Concrete Paver

Besi Dowel disiapkan oleh DBI ( Proses 2 )

Tie Bar Inserter Concrete Paver

Pemasangan Tie Bar otomatis oleh TBI ( Proses 3 )

Super Smoother Concrete Paver

Finishing dan penghalusan rigid oleh Super Smoother (Proses 4)

Vibrator akan membuat getaran yang bisa membuat material menjadi padat sesuai dengan mold yang telah diatur sesuai desain. Ketika cetakan beton telah jadi, Super Smoother akan menghaluskan permukaan cetakan agar elevasi cetakan sesuai dengan desain gambar. Sebelum alat super smoother bekerja, perangkat DBI (Dowel Bar Inserter) akan memasukan tulangan dowel bar ke dalam beton rigid secara segmental. TBI (Tie Bar Inserter) juga akan memasukan besi tie bar dari samping cetakan alat. Beton yang telah tercetak langsung ditutupi dengan tenda agar penguapan tidak berjalan dengan cepat karena suhu dan sinar matahari.

8. Pembuatan Alur (Grooving)

Guna menghindari permukaan rigid yang licin sehingga dapat menyebabkan kendaraan tergelincir saat melewatinya, maka permukaan rigid diberi tekstur kasar dengan alur-alur bergaris yang biasa disebut sebagai grooving.

Pekerjaan Grooving Rigid

Pengerjaan Grooving oleh tukang

Terdapat dua jenis alur grooving pada metode pelaksanaan rigid pavement, yaitu alur transverse grooving (melintang) dan longitudinal grooving (vertikal). Akan tetapi yang umum digunakan dalam proyek jalan seperti JTTS adalah bentuk alur melintang, karena memiliki impact daya tahan gesek terjadap ban kendaraan yang lebih baik.

9. Curing Beton Rigid

Bertujuan untuk menjaga beton agar tidak terlalu cepat kehilangan massa air, atau sebagai tindakan menjaga kelembaban dan suhu stabil pada beton. Segera setelah proses finishing pengecoran beton selesai dan waktu total setting tercapai demi menghindari terjadinya muai susut yang berlebihan pada beton akibat kehilangan kelembaban yang terlalu cepat dan tidak seragam pada penampangnya, sehingga dapat menimbukan keretakan pada konstruksi rigid. Dalam pelaksanaannya ada 2 cara melakukan curing, yatu curing compound dan menggunakan geotextile.

Curing Compound Rigid

Curing compound

Curing Geotextile Rigid

Curing geotextile

Curing compound ialah beton rigid dilakukan penyiraman dengan material concure p dan air. Sedangkan penggunaan geotextile adalah dimana permukaan beton ditutupi geotextile yang telah dibasahi agar mengurangi penguapan air secara cepat.

10. Cutting

Cutting pada sambungan adalah perlemahan pelat beton yang sengaja dibuat agar retak yang timbul pada pelat beton, baik retak melintang maupun memanjang sesuai dengan yang kita harapkan baik bentuk maupun lokasinya. Pada proyek JTTS, sambungan melintang dibuat setiap jarak 5 m, tapi terdapat lokasi tertentu yang bentuk cuttingnya khusus, contohnya pada lokasi Ramp.

Proses Cutting Rigid

Proses cutting rigid oleh mesin concrete cutter

Pada metode pelaksanaan rigid pavement, pekerja melapisi atau menyiram concrete cutter dan permukaan rigid dengan air agar pemotongan yang dilakukan hasilnya halus dan baik. Pada proyek JTTS umum dilakukan 8 jam setelah beton rigid selesai dicor, agar pemotongan lebih mudah dan tidak menyebabkan keretakan (beton memiliki kekuatan yang cukup untuk mencegah raveling).

11. Joint Sealent

Joint sealent merupakan material pengisi celah saw cutting. Proses penutupan oleh material sealent setelah pekerjaan saw cutting ini bertujuan agar air yang berada di atas permukaan perkerasan tidak dapat memasuki celah segmental, air yang masuk pada celah-celah dapat menyebabkan air masuk ke dalam lapisan dalam rigid dan menyebabkan dowel bar menjadi berkarat, serta lapisan tanah yang berada di bawah perkerasan akan menyerap basah dan jenuh air. Hal ini dapat menyebabkan tanah dasar tidak lagi dapat menahan beban merata perkerasan jalan yang berada tepat di atasnya.

Pembakaran Material Sealent

Pembakaran material sealent

Pekerjaan Aplikasi Joint Sealent

Pekerjaan Joint sealent

Proses joint sealent ini berlangsung cepat. Pada mulanya material dibakar sampai menjadi cair. Setelah menjadi cair material harus segera dimasukkan kedalam celah cutting karena material akan kembali mengeras dalam kurun waktu 10-15 menit. Namun sebelum dimasukkan, para pekerja sudah memberi selotip pada pinggir area cutting. Hal ini dilakukan agar saat kelebihan material pada permukaan beton mudah untuk dibersihkan. Pada proyek JTTS material yang digunakan sebagai pengisi sambungan rigid adalah produk FOSCROC – Nitoseal NB 99.

– – –

Oke Builder sekalian! mungkin cukup segitu aja informasi mengenai “Metode Pelaksanaan Rigid Pavement dengan Concrete Paver” pada segmen kali ini, jangan malu untuk bertanya, berkomentar, maupun request untuk postingan artikel selanjutnya ya..

Visited 1,852 times, 1 visit(s) today
0Shares

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *