deeconstech.com

it's all about construction techniques

Sistem Sanitasi Bangunan Cover

Sistem Sanitasi: 5 Dasar Instalasi Air Bersih dan Kotor

0Shares

Hello para Builder dimana pun kalian berada! Kembali lagi nih bersama Gue, Dee.

Sesi kali ini dalam segmen kategori pada bidang MEP, Gue ingin membagikan sedikit informasi dan materi dasar mengenai “Sistem Sanitasi: 5 Dasar Instalasi Air Bersih dan Kotor”. Semoga artikel ini dapat membantu kalian semua untuk menambah informasi dan wawasan seputar ilmu sanitasi bangunan, terutama bagi kalian yang masih awam soal ilmu terkait bangunan.

Baca juga artikel segmen MEP menarik lainnya
Untuk informasi relevan lainnya, bisa Builder cek di instagram deeconstech.com

Materi terkait Sistem Sanitasi Bangunan

Sistem Sanitasi Bangunan

Pada perencanaan Sistem Sanitasi Bangunan dapat diuraikan menjadi 2 bagian, yakni:

  1. Alat-alat Saniter
  2. Instalasi Air Bersih / Kotor

Untuk kategori Air Bersih, sumbernya ialah:

  1. Air PAM
  2. Sumber air setempat, misalkan sumur dan sumber mata air bersih lain. Dengan persyaratan antara lain:
    • Tidak berbau
    • Tidak berasa
    • Tidak berwarna

Sedangkan untuk kategori Air Kotor, sumbernya ialah:

  1. Air hujan
  2. Limbah cair buangan rumah tangga, contohnya air sisa / bekas cucian, air sabun dan air tinja.

Alat-alat Saniter

Berikut adalah beberapa contoh alat yang termasuk ke dalam kategori Saniter:

  • Bath tub: Bak untuk mandi, biasanya dilengkapi kran air dingin dan kran air panas.
  • Shower: Alat yang digunakan sebagai pancuran air mandi.
  • Closet: Alat untuk buang air besar / kecil. Dengan model jongkok / duduk.
  • Urinoir: Untuk buang air kecil khusus bagi pria.
  • Bidet: Untuk buang air kecil khusus bagi wanita.
  • Wastafel / Lavatory: Untuk mencuci tangan dan membilas wajah.
  • Sink: Untuk mencuci piring dan peralatan dapur lainnya.
Contoh Penempatan Peralatan pada Kamar Mandi

Contoh penempatan peralatan pada kamar mandi

Instalasi Air Bersih

Berikut adalah contoh skema jaringan instalasi air bersih:

Contoh Skema Jaringan 1

Contoh skema 1

Contoh Skema Jaringan 2

Contoh skema 2

Instalasi Air Bersih: Penggunaan dan Detail Tandon

Penggunaan Tandon air dapat memberikan keuntungan, yang dimana tandon dapat menyimpan air/ terdapat persediaan air pada waktu listrik padam ataupun aliran PAM mati. Yang perlu diperhatikan adalah perawatan / pemeliharaan bak tandon secara berkala.

Mekanisme Saluran Air dalam Tandon

Tampak mekanisme saluran air dalam tandon

Instalasi Air Bersih: Dimensi Pipa

Berikut adalah beberapa ukuran dimensi pipa yang diperlukan dalam jaringan:

  • Halaman dan Taman: 1½” s.d. 2”
  • Menempel pada dinding: 1”
  • Menembus bangunan: ½” atau ¾”
  • Ukuran Kran air: ⅜” , ¾” dan ½
Visited 4,345 times, 3 visit(s) today
0Shares

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *