Teori dan Teknik Dasar Dinding Bangunan
Hello para Builder sekalian! Kembali lagi bersama Gue, Dee.
Pada kali ini, Gue ingin membagikan sedikit informasi tentang teori dan teknik dasar pada pemasangan “Dinding Bangunan”. Semoga artikel ini dapat membantu kalian semua untuk menambah informasi dan wawasan seputar konstruksi bangunan, terutama bagi kalian yang masih awam soal ilmu terkait.
Baca juga artikel tulisan Sipil menarik lainnya
Untuk informasi relevan lainnya, bisa Builder cek di instagram deeconstech.com
Pemahaman Dasar pada Dinding Bangunan
Pengertian dan Pengetahuan Dasar Dinding

Mekanisme dinding bangunan
Definisi: Dinding merupakan bagian struktur maupun non struktur yang memisahkan dan membentuk ruang, bahkan dapat memikul beban pada bangunan.
Fungsi: Peredam suara, pelindung bagian dalam bangunan dari faktor eksternal seperti cuaca, binatang, dan gangguan dari luar lainnya.
Jenis berdasarkan kegunaan: Dinding partisi, dinding pembatas, dinding penahan, dinding transram, dinding rollag.
Jenis berdasarkan bahan penyusun: Beton, Batu alam, Batu Bata, Batako, Bata ringan, kayu, kaca, bambu, gypsum, fiber, GRC dan Roster serta inovasi material dinding lainnya.
Catatan: Pemilihan bahan dinding ditentukan berdasarkan kegunaan dan letak pemasangannya.
Pasangan Dinding Batu Bata

Contoh ukuran tebal dinding bata
Pemasangan tebal dinding batu bata terbagi menjadi:
- Dinding½ batu= L
- Dinding1 Batu= 2L
- Dinding1 ½ Batu= 3L
- Dinding2 Batu= 4L

Salah satu ukuran dimensi batu bata
Dimensi dan berat massa material batu bata:
- Massa jenis = 2000 kg/m3
- 1m3 = 909 unit/m3
- 1 m2 = 80 unit/m2
- Berat 1 m2 = 176 kg/m2
- Kekuatan dalam menahan beban = 25 kg/cm2
Pasangan Dinding Bata Ringan
Pemasangan dinding batu ringan terbagi menjadi 2 jenis, yaitu:
- AAC, produksi pabrik dengan metode oven.
- CLC, produksi rumahan dengan metode pengeringan alamiah.
Dimensi dan berat massa material batu ringan:

Salah satu ukuran dimensi bata ringan
- Massa jenis : 650 kg/m3
- 1 m3 bataringan= 83 unit/ 111 unit
- 1 m2 Bata ringan= 8,3 unit
- Berat1 m2 = 48 kg – 65 kg/m2
- Kekuatan menahan beban = 40 kg/cm2
Berikut ialah detail lebih dalam antara dinding batu bata dengan dinding bata ringan

Contoh perbandingan bata merah dengan bata ringan

Parameter perbandingan yang lainnya
