Struktur Overpass dan 3 Jenis Girder
IV. Teori Dasar Stressing PCI
A. Konsep Dasar Beton Prategang
Stressing merupakan proses penarikan kabel tendon yang ada di dalam Girder, untuk menjadikan Girder itu sebagai beton prategang. Pada dasarnya, struktur beton prategang adalah struktur yang terbuat dari perpaduan antara beton dan baja. Beton sendiri adalah bahan yang memiliki daya tekan yang sangat kuat, namun memiliki daya tarik yang relatif rendah.
Sedangkan baja mempunyai kekuatan tarik yang sangat tinggi. Jadi dengan mengkombinasikan kekuatan beton dan baja maka akan menghasilkan struktur yang kuat terhadap beban tekan dan beban tarik.
B. Sistem Pemberian Beton Prategang
Ada 2 jenis metode pemberian gaya prategang pada beton, yaitu:
1. Pemberian Pratarik (Pre-tensioning)
Pada metode pratarik, tendon ditarik atau diberi gaya prategang sebelum beton dicor. Setelah beton cukup keras tendon dipotong dan gaya prategang akan tersalur kebeton melalui lekatan. Istilah pratarik merujuk pada penerapan pratarik pada baja prategang, bukan pada balok itu sendiri. Proses pemberian pratarik umumnya dilakukan di lokasi pembuatan beton pracetak.

Pemberian Pratarik
2. Pemberian Pascatarik (Post-tensioning)
Pada metode pascatarik, tendon ditarik atau diberi gaya prategang setelah beton dicor. Sebelum pengecoran dilakukan terlebih dahulu di pasang selongsong untuk alur tendonyang di pasang melengkung sesuai bidang momen balok, setelah itu beton dicor. Setelah beton dicor dan sudah bisa memikul berat sendiri, tendon atau kabel prategang dimasukkan ke dalam tendon duct, selanjutnya ditarik untuk mendapatkan gaya prategang.

Pemberian gaya prategang
V. Teori Dasar Grouting PCI
A. Pengertian Grouting
Grouting merupakan proses pengisian ruang kosong antara strand dan duct, serta ruang di dalam casting menggunakan material grout. Tujuannya adalah untuk menjaga bahaya korosi serta untuk mengikat strand dengan beton disekelilingnya menjadi satu kesatuan.
Sebagian besar ketahanan konstruksi post-tension tergantung dari proses grouting sebab grouting dengan kekerasan yang baik akan membantu ikatan antara beton dan tendon. Dalam pekerjaan grouting digunakan campuran semen, air, dan intraplast. Intraplast merupakan semen dalam bentuk bubuk yang digunakan untuk meningkatkan daya tarik menarik dalam grout.
VI. Teori Dasar Erection PCI
A. Pengertian Erection
Erection adalah proses pengangkatan / pemasangan balok Girder yang sudah di stressing ke atas tumpuan yang ada di Abutment ataupun Pier.
B. Bagian Konstruksi yang Terlibat Proses Erection

Contoh bagian struktur pada Erection
1. Kolom
Kolom atau Abutment merupakan bagian dari sebuah jembatan yang berfungsi menerima beban-beban yang diberikan oleh struktur atas.
2. Mortar Pad
Mortar pad adalah dudukan bearing pad yang merupakan campuran dari bahan pengikat (semen, kapur), bahan pengisi (pasir) dan air.
3. Bearing Pad
Bearing pad adalah bantalan karet jembatan yang merupakan salah satu komponen utama dalam jembatan, yang digunakan untuk mentransfer beban dari struktur bagian atas ke struktur bagian bawah dan berfungsi untuk menahan PCI-Girder yang bersentuhan langsung dengan Mortar pad.

Bearing Pad dan Mortar Pad
– – –
Oke Builder! Mungkin sampai disini saja informasi mengenai analisa “Struktur Overpass dan 3 Jenis Girder”, lalu pada artikel berikutnya gue akan membahas lebih lanjut tentang metode pelaksanaannya.
