deeconstech.com

it's all about construction techniques

Micro Tunnel Boring Machine - Cover

Metode Pelaksanaan Micro Tunnel Boring Machine (MTBM)

0Shares

Hello para Builder! Kembali lagi nih bersama Dee.

Today, Gue akan memberikan informasi terkait metode pelaksanaan “Micro Tunnel Boring Machine” atau yang biasa disingkat sebagai metode MTBM. Materi MTBM ini sangat menarik untuk dibagikan, karena merupakan salah satu metode efisien dengan teknologi canggih pada proyek infrastruktur. Semoga dapat membantu para pembaca untuk menambah informasi dan wawasan seputar luasnya dunia konstruksi ya.

Baca juga artikel segmen kategori Sipil menarik lainnya
Untuk informasi relevan lainnya, bisa Builder cek di instagram deeconstech.com

Micro Tunnel Boring Machine (MTBM) pada Proyek Infrastruktur

Contoh Gambaran Umum MTBM

Untuk metode pelaksanaan Micro Tunnel Boring Machine pada kali ini, mengambil case pada proyek infrastruktur pada pekerjaan crossing pipeline. Pekerjaan ini pun memperlukan konstruksi lubang atau ruang di bawah tanah berjenis Driving & Arriving PIT sebagai tempat awal dan akhir dari pekerjaan MTBM metode Slurry Jacking Pipe.

Driving PIT sendiri berfungsi sebagai sebagai tempat awal mula pekerjaan, sedangkan Arriving PIT adalah tempat akhir untuk 1 span pekerjaan MTBM. Metode Slurry Pipe Jacking ini menggunakan material pipa RCCP (Reinforced Concrete Cylinder Pipe).

Ruang Lingkup Pekerjaan MTBM

Ruang Lingkup Pekerjaan Micro Tunnel Boring Machine

Ruang lingkup pekerjaan

Tahapan Pekerjaan MTBM

Pekerjaan Persiapan

Pekerjaan persiapan tersebut salah satunya ialah pekerjaan Detour, yang bertujuan untuk meminimalisir dampak pekerjaan fisik di lapangan yang bersinggungan dengan lalu lintas existing. Sehingga memungkinkan pekerjaan dapat dilaksanakan tanpa perlu melakukan penutupan jalan secara penuh.

Umumnya pekerjaan Detour dilakukan apabila lokasi pekerjaan fisik berada di tengah jalan existing. Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menentukan perlunya pekerjaan Detour atau tidak, ialah:

  1. Ketersediaan lahan untuk melakukan Detour
  2. Durasi pekerjaan fisik
  3. Kondisi existing traffic
Layout Pekerjaan Detour Micro Tunnel Boring Machine

Layout pekerjaan Detour pada trase jalan

Ilustrasi Pekerjaan Detour Micro Tunnel Boring Machine

Ilustrasi pekerjaan Detour

Pengalihan Lalu Lintas

Pemasangan MCB (Moveable Concrete Barrier)

Pemasangan MCB ini bertujuan untuk pengalihan lalu lintas dengan menggunakan item pembatas jalan. Lokasi PIT TBM ini kasusnya berada di tengah jalan raya existing, sehingga diperlukan pengalihan arus lalu lintas kendaraan.

Pemasangan pagar pengaman

Sedangkan pemasangan pagar pengaman ini bertujuan untuk menjamin atau memberikan keamanan kerja di dalam lingkungan proyek, termasuk keamanan pada bahan bangunan dan alat–alat kerja terkait yang berada di dalamnya.

Pekerjaan PIT MTBM

Pekerjaan Bobokan Perkerasan Existing

Pekerjaan Bobokan dan Cutting Micro Tunnel Boring Machine

Pekerjaan pembobokan dan cutting

Pekerjaan bobokan eksisting dilakukan setelah di tentukan terlebih dahulu lokasi yang akan digunakan sebagai titik PIT MTBM. Untuk penggalian di permukaan aspal atau beton harus menggunakan mesin pemotong aspal (asphalt cutter/concrete cutter) yang sesuai sepanjang garis lurus sejajar, untuk membatasi jumlah aspal atau beton yang terbongkar dan dibuang ke tempat disposal.

Tahapan yang dilakukan pada pekerjaan bobok perkerasan existing adalah sebagai berikut:

  • Marking lokasi yang akan dikerjakan.
  • Melakukan Cutting Aspal dan Rigid.
  • Melakukan bobokan jalan eksisting sesuai garis cutting.

Pekerjaan Temporary SSP (Steel Sheet Pile)

Sheet pile adalah sebuah item struktur yang didesain dan dibangun untuk menahan tekanan lateral (horizontal) tanah. Tekanan lateral di belakang dinding penahan tanah bergantung kepada sudut geser dalam tanah dan kohesi (gaya tarik menarik antara partikel tanah). Tekanan lateral ini berfungsi dari bagian atas hingga ke dasar dinding penahan tanah.

Apabila pemasangan sheet pile ini tidak direncanakan dengan baik, maka tekanan tanah dapat mendorong konstruksi sheet pile sehingga menyebabkan kegagalan konstruksi serta kelongsoran (alternatifnya adalah penggunaan material struktur konstruksi yang lebih kokoh, salah satunya ialah secant pile).

Konstruksi sheet pile dibentuk seperti dinding yang terdiri dari beberapa lembar turap yang ditancapkan ke dalam tanah, berfungsi untuk menahan timbunan tanah atau lereng. Sheet pile disusun sebagai struktur penahan tanah pada tebing jalan raya, pemanfaatan sheet pile pada galian dimaksudkan agar tanah tersebut tidak longsor.

Steel Sheet Pile pada Micro Tunnel Boring Machine

Material Steel Sheet Pile

Yang perlu diperhatikan untuk pekerjaan Steel Sheet pile ialah sebagai berikut:

  • Penentuan titik sheet pile harus sesuai dengan titik yang direncanakan.
  • Proses pemancangan yang baik, dengan memastikan sambungan antar sheet pile saling terhubung dengan baik.
  • Kelurusan titik pemancangan, karena apabila posisi tidak sesuai akan berpeluang terjadinya sleding atau bergesernya posisi pancang.

Pekerjaan Galian Tanah

Pekerjaan galian tanah dilakukan setelah pekerjaan pembongkaran aspal atau beton selesai. Galian tanah dilakukan secara mekanik maupun manual untuk leveling. Pembuangan hasil galian dibuang ke disposal jarak minimal 5 km dari site dan diharuskan tidak ada ceceran tanah di jalan.

Dalam setiap penggalian dilakukan leveling elevasi agar sesuai secara perencanaan, sedangkan ukuran dari galian Driving pit menyesuaikan modul dari pipa yang akan dipasang dan jenis alat yang digunakan. Pada waktu yang bersamaan, selain galian Driving pit juga dilaksanakan penggalian Arriving pit.

Pekerjaan Galian Tanah Micro Tunnel Boring Machine

Ilustrasi pekerjaan galian tanah pada area PIT

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam proses penggalian adalah sebagai berikut:

  • Melakukan pengukuran dan penandaan di lokasi pekerjaan sesuai dengan gambar rencana.
  • Melakukan penggalian secara bertahap, sesuai dengan elevasi rencana. Di lokasi pekerjaan PIT terdapat beberapa leveling, yang direncanakan untuk pemasangan Waller dan Strutting Beam.
  • Memastikan posisi alat untuk pekerjaan galian dapat menjangkau area yang akan digali.
Visited 1,212 times, 1 visit(s) today
0Shares

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *